Saat ini pasar keuangan sedang heboh dengan yang namanya Bitcoin, salah satu jenis mata uang digital atau cryptocurrency. Keberadaan cryptocurrency ini bersanding dengan perdagangan valutas asing atau yang dikenal dengan nama forex yang sudah eksis lebih dahulu. Apa perbedaan di antara keduanya? Yuk cek perbedaanya lebih lanjut di bawah ini.

 

Cryptocurrency. Bagi kamu yang baru mendengarnya mungkin penasaran, benda atau mahluk apakah itu? Cryptocurrency adalah mata uang digital yang sedang heboh dibahas di pasar keuangan akhir-akhir ini terutama setelah salah satu mata uang digital yaitu Bitcoin harganya melambung tinggi.

Nilai 1 Bitcoin per 17 Desember lalu setara dengan US$ 19.796 (kurs Rp. 13.500) atau sekitar Rp. 268 juta. Padahal di awal Januari 2017 nilai 1 bitcoin hanya US$ 997, berarti terjadi kenaikan hampir 19 kalinya atau 1.900 persen. Malah jika ditarik ke belakang sejak 2010 nilainya naik 50.000 persen atau 500 kali.

Wow, seandainya kamu sudah memiliki 1 Bitcoin waktu itu kamu tentu sudah pasti kaya mendadak. Duitnya bisa kamu gunakan membeli mobil, rumah atau jalan-jalan keliling Eropa.

Namun, kamu juga termasuk orang yang beruntung jika tidak membeli Bitcoin pada saat itu. Sebabnya, setelah tanggal tersebut, harganya langsung anjlok drastis, turun hampir 50% di level US$10.567. Jika kamu membeli saat harga di level tinggi, kamu pasti rugi besar.

Beberapa analis mengatakan bahwa mata uang digital adalah aset yang sangat berisiko karena volatilitasnya yang tinggi. Di samping itu ternyata hingga saat ini belum banyak negara yang menerima mata uang digital sebagai alat pembayaran yang sah. Salah satunya adalah Indonesia dimana Bank Indonesia masih menentang peredaran uang digital seperti Bitcoin. Komisi Eropa mengingatkan, bahwa mata uang digital tidak dijamin oleh negara atau penerbit manapun.

Sementara itu jika kamu trading valuta asing atau yang lebih familiar dengan sebutan forex kamu tentu akan lebih aman karena nilai yang didapatkan berdasarkan transaksi jual beli bank-bank di seluruh dunia.

Laporan dari Bank for International Settlement (BIS) berdasarkan hasil survei tiga tahunannya menyebutkan bahwa perputaran uang dari trading forex di seluruh dunia mencapai rata-rata $5.3 triliun per harinya, naik sekitar 35% dari laporan sebelumnya yang sebesar $4 triliun. Jika dilihat angka transaksinya, tentu potensi keuntungan yang bisa kamu dapatkan sangat besar.

Dan untuk perdagangan forex sendiri saat ini sudah banyak difasilitasi oleh broker lokal seperti Monex Investindo Futures yang mengikuti regulasi dari pemerintah sehingga bisa dipastikan dana yang kamu investasikan mendapat jaminan dari pemerintah.

Hal yang paling penting sebelum kamu berinvestasi di produk keuangan adalah adanya jaminan dari pemerintah sehingga kamu bisa tenang dalam mengembangkan investasi mu.

 

Demikianlah perbandingan antara trading forex dengan cryptocurrency. Semoga artikel ini bermanfaat bagi kalian.

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://www.investasi-millennial.com/trading-forex-vs-cryptocurrency-mana-yang-menguntungkan/
Twitter
YouTube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *