Investasi Millennial / Prioritas

Mana yang kamu lakukan duluan setelah gaji sudah masuk rekening? Langsung belanja barang yang kamu inginkan? Makan-makan? Atau bayar hutang?

Lalu kapan kamu menabung untuk investasi? Kalau ada sisa?

Kalau kamu terus-terusan mengandalkan sisa gajimu untuk menabung atau investasi, mungkin inilah cikal bakal dan alasan mengapa kamu selalu khawatir ketika akhir bulan datang. Kini saatnya untuk mengubah mindset-mu dan mengubah caramu memperlakukan pendapatanmu. Ketika kamu bertekad untuk bisa menabung untuk berinvestasi, maka ubah niat dari “menyisihkan” menjadi “memprioritaskan”.

Begini caranya.

1. Mulai Berpikir Sisihkan Gajimu Untuk Jangka Panjang

Jika kamu melihat gajimu sebagai hasil dari kerja kerasmu, maka pantas saja kamu selalu ingin memuaskan hasratmu dengan menghabiskan gajimu. Alih-alih beralasan karena kamu patut mengapresiasi diri kamu, yang terjadi malah kamu sebenarnya hanya membuang-buang energi demi kepuasan sesaat.

Kamu memang berhak untuk mengapresiasi hasil kerja kerasmu, tapi efektif kah kalau kamu hanya menginginkan kesenangan sesaat? Bagaimana dengan kesenanganmu di masa depan? Mulailah berpikir bagaimana cara kamu memanjakan gajimu setiap bulan untuk hal-hal yang menyenangkan dalam jangka panjang.

2. Buat Rencana Finansial 

Salah satu alasan mengapa kamu selalu merasa gajimu raib dalam sesaat adalah kamu tidak memiliki rencana finansial. Tips ini mungkin terkesan sepele, tapi dengan membuat daftar rencana finansial, kamu belajar untuk memilah dan memilih apa saja hal yang harus kamu bayar dan apa saja yang ingin kamu lakukan dengan uangmu.

Bayar kredit, bayar listrik, pulsa, bahkan perencanaan untuk ngopi bersama teman juga patut dicantumkan. Dengan membuat list rencana finansial, kamu akan dengan bijak menghabiskan gajimu.

3. Langsung Pisahkan Uang Tabungan 

Begitu gaji masuk, langsung tuliskan dalam rentetan rencana finansialmu:  20% GAJI TAK BOLEH DIGANGGU GUGAT!

Ya, langsung prioritaskan sebagian gajimu untuk ditabung atau diinvestasikan. Mengapa tak boleh diganggu gugat? Karena ini adalah prioritas. Saatnya berubah dari anggapan bahwa menabung bukanlah untuk menyimpan sisa uang yang didapatkan pada akhir bulan.

Membuat rencana finansial yang jelas dan realistis tak akan menyulitkan kamu untuk segera memprioritaskan gajimu untuk ditabung dan diivestasikan. Sebaiknya 20% itu langsung dimasukkan ke rekening khusus dan tidak digabungkan dengan rekening yang selalu kamu tarik uangnya. Ini untuk menghindari hal-hal yang bisa membuatmu “kalap”.

Setelah memprioritaskan 20% gajimu, kamu punya hak untuk mengelola sisa gajimu dengan rasa aman.

 

Mengapa Harus 20%?

Para ahli finansial mengatakan bahwa minimal kita patut memprioritaskan 10% pendapatan untuk menabung ataupun investasi. Sekarang, pemikirannya buat apa kamu hanya berusaha untuk hal-hal yang minimal? Inilah pentingnya rencana finansial. Kamu belajar untuk mempetakan kebutuhan dan keinginanmu. Angka 10% hanya menjadi tolok ukur saja.

Ketika kamu memang sedang membutuhkan dana lebih karena hal-hal yang tidak terduga dan mungkin kamu sedang tidak mampu untuk memisahkan 20% dari jumlah pendapatanmu, 10% adalah angka mutlak agar keuanganmu bisa terselamatkan. Jadi, tidak ada alasan kamu tidak bisa untuk menabung ataupun berinvestasi.

Lalu apa yang bisa kamu lakukan dengan 20% itu? Itulah tugasmu selanjutnya. Berusahalah untuk tidak menjadi millennial yang “ketinggalan jaman” alias tidak tahu mengenai dunia investasi. Kini dunia investasi sudah sangat berkembang dan sangat bisa dilakukan untuk siapa saja. Bahkan untuk kamu yang baru memiliki modal kecil, tetap ada kok jenis investasi yang bisa dipilih.

“Let your money works for you!”

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://www.investasi-millennial.com/prioritaskan-gajimu-untuk-investasi-bukan-menyisihkan/
Twitter
YouTube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *