Property / Investasi Millennial

 

Millennials, apakah penghasilanmu saat ini sudah mapan? Jika iya, sekaranglah waktu yang tepat untuk memiliki tempat tinggal sendiri.

Namun sebelum memutuskan tempat tinggal seperti apa yang akan kalian beli, harga, lokasi dan kondisi lingkungan sekitar tentu menjadi faktor utama yang perlu diperhatikan sebelum memutuskan membeli properti. Karena faktor-faktor tersebut akan berperan besar dalam kehidupanmu kelak.

Umumnya, untuk tempat tinggal ada dua jenis, yaitu rumah tapak dan rumah vertikal seperti apartemen, dan kondominium.

Ternyata, ada banyak perbedaan antara rumah tapak dan rumah vertikal yang dapat menambah atau mengurangi minat kamu untuk membelinya. Terutama jika kamu membelinya untuk dijadikan investasi.

1. Rumah

Rumah / Investasi Millennial

 

Umumnya, banyak orang lebih tertarik membeli rumah tapak daripada apartemen, terutama jika ingin dijadikan sebagai pilihan investasi karena selain membeli fisik bangunannya kamu tentu juga membeli tanahnya yang nilainya selalu meningkat.

Keuntungan dari memiliki rumah adalah kamu bisa merenovasinya sesuai keinginan kamu, karena kamu berhak penuh terhadap bangunan dan tanahnya.  Satu lagi keunggulan memilki rumah adalah lebih mudah untuk dijadikan agunan kredit di bank daripada apartemen.

Namun jika membeli rumah, hal yang perlu kamu pertimbangkan adalah lokasi dan fasilitasnya. Lokasi yang mudah diakses seperti dekat stasiun kereta, tempat pemberhentian bus dan bandara memiliki nilai lebih karena nilai investasinya bisa meningkat tinggi dalam jangka panjang. Demikian pula jika lokasi rumah dengan fasilitas pendidikan, kesehatan dan pusat perbelanjaan.

 2. Apartemen

 

Apartemen / Investasi Millennial

Apartemen tentu memiliki fasilitas yang lebih lengkap. Di kota-kota besar, kamu umumnya akan mendapatkan apartemen yang sudah memiliki fasilitas kolam renang, tempat kebugaran hingga mal yang terintegrasi dengan apartemen. Namun untuk harganya, saat ini apartemen harganya cenderung lebih mahal daripada rumah tapak dengan ukuran yang sama. Hal ini disebabkan, umumnya lokasi apartemen berada di pusat perkotaan.

Sama seperti tinggal di rumah, ketika memutuskan untuk tinggal di apartemen, kamu juga harus mengeluarkan uang untuk membayar tagihan listrik dan air bersih, namun yang membedakannya adalah adanya biaya pemeliharaan gedung atau biasa disebut maintenance fee jika tinggal di apartemen meliputi kebersihan, keamanan, perawatan gedung, dan taman. Beberapa apartemen juga menghitung biaya TV kabel ke dalam service charge ini.

Terus, mana yang terbaik

Mengenai pilihan mana yang terbaik di antara rumah dan apartemen, kembali lagi ke kebutuhan masing-masing. Untuk kalian yang tinggal di pinggir kota besar biasanya memilih rumah untuk tempat tinggalnya dengan konsekuensi ongkos transportasi lebih tinggi. Hanya jika kalian ingin mencari tempat tinggal yang dekat dengan tempat aktivitas kalian, misalnya dekat pusat perkantoran, tentu apartemen adalah pilihannya.

Apartemen dan rumah memiliki fungsi yang berbeda. Dalam menentukan ini kamu harus pertimbangkan kembali apa saja manfaat yang kamu dapatkan kelak.

 

Jadi, apa pilihan mu? Tentukanlah dengan bijak, karena tempat tinggalmu merupakan aset investasimu juga.

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://www.investasi-millennial.com/millennials-pilih-rumah-atau-apartemen/
Twitter
YouTube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *