Investasi Saham / Investasi Millennial

Millennials, kamu tentu sudah sering mendengar mengenai investasi saham atau sekarang sedang familiar dengan istilah Yuk Nabung Saham. Mungkin millennials bertanya-tanya dalam hati, darimana sebenarnya return yang kita dapat dari investasi saham?

Millennials tentu pernah mendengar bahwa harga saham PT. A melonjak tajam setelah adanya akuisisi dari investor besar atau harga saham PT. B anjlok karena laporan keuangannya yang buruk. Nah dibalik berita-berita tersebut ternyata kita bisa berpotensi mendapatkan keuntungan dengan berinvestasi di pasar modal dengan membeli saham ketika harganya rendah dan menjual ketika harganya sedang tinggi.

Selain dari kenaikan harga, return juga didapat dari dividen atas keuntungan perusahaan yang sahamnya kita beli di Bursa Efek Indonesia (BEI). Dividen ini biasanya ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan, namun ada juga dividen interim atau dividen sementara, yaitu dividen yang dibagikan berdasarkan keputusan direksi dan dibagikan per tri wulan.

Namun karena investasi ini memiliki profil high risk high return, kamu harus terlebih dahulu memahami apa saja yang harus kamu persiapkan dalam berinvestasi saham. Jangan sampai kamu terjebak dalam kerugian yang besar karena minimnya informasi yang kamu dapatkan. Millennials, berikut ini beberapa tips supaya kamu bisa memaksimalkan keuntungan dalam berinvestasi saham:

 

  1. Carilah Perusahaan Yang Memiliki Legalitas

Untuk membeli saham yang terdaftar di BEI, kamu harus mendaftar dulu menjadi nasabah di perusahaan sekuritas. Perusahaan sekuritas adalah perusahaan perantara perdagangan saham yang terdaftar di BEI dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

Mengapa harus mencari perusahaan yang memiliki legalitas? Karena sebelum kamu berinvestasi saham kamu harus mempunyai tempat yang memberikan rasa aman untuk kamu berinvestasi. Oleh karena itu carilah perusahaan sekuritas yang memiliki ijin dari OJK. Dengan kamu menempatkan uang kamu di perusahaan yang terdaftar, maka kamu tidak perlu takut kehilangan investasi yang dibawa kabur oleh perusahan, karena dana kamu dijamin oleh pemerintah. Kamu bisa mengecek daftar perusahaan sekuritas yang legal di situs resmi BEI www.idx.co.id atau situs www.ojk.go.id.

 

  1. Tentukan Tujuan Investasimu di Pasar Saham

Sebelum kamu berinvestasi kamu harus mengetahui apa tujuanmu apakah hanya untuk mendapatkan dividen (pembagian keuntungan dari perusahaan terdaftar) atau mendapat keuntungan dari dari selisih jual belinya.

 

  1. Pertimbangkan Dana Investasimu

Dalam berinvestasi saham yang memiliki profil high risk high return kamu harus menentukan berapa besar dana yang ingin kamu alokasikan untuk berinvestasi. Sebaiknya kamu menginvestasikan dana “nganggur” agar tidak menganggu cash flow keuangan kamu. Untuk saat ini modal berinvestasi di pasar saham bisa dimulai dengan 100 ribu rupiah, cukup murah bukan?

 

  1. Perdalam Ilmu Investasi dan Trading Saham

Jika kamu adalah seorang pemula di bisnis ini. Dalam mencari ilmu trading saham yang baik, kamu bisa mendapatkannya di internet atau dari teman yang sudah berinvestasi di bidang ini. Kamu juga bisa meminta bimbingan dari perusahaan sekuritas dimana kamu menjadi nasabah. Dengan kamu menguasai ilmu trading saham yang baik, tentu kamu dapat maksimalkan keuntungan dan menimalkan kerugian dalam investasi kamu.

 

Demikianlah tips untuk kamu yang baru ingin memulai berinvestasi saham, semoga artikel yang kami buat berikan manfaat untuk kalian. Nantikan artikel bermanfaat kami lainnya millennials.

 

 

Please follow and like us:
RSS
Follow by Email
Facebook
Google+
http://www.investasi-millennial.com/investasi-saham-untuk-millennial-apakah-sesulit-yang-dibayangkan/
Twitter
YouTube

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *